Kandungan dan Manfaat Kelor Untuk Kesehatan Tubuh

Kandungan dan Manfaat Kelor – Kelor memiliki nama latin Moringa oeifera Lamk dan termasuk dalam keluarga Euphorbiaceae. Tumbuhan ini memiliki ketinggian batang 7—11 meter. Daun kelor berbentuk bulat telur dengan ukuran kecil-kecil bersusun majemuk dalam satu tangkai, daun nya ini juga dapat dibuat masakan sayuran bahkan obat-obatan.

Kandungan dan Manfaat Kelor Untuk Kesehatan Tubuh
Kandungan dan Manfaat Kelor Untuk Kesehatan Tubuh

Tidak semua orang mengetahui manfaat dan khasiat daun kelor, sebagian orang tidak mengerti bahkan pantang untuk mengkonsumsi daun kelor, padahal pada daun kelor terdapat nutrisi dan kandungan yang sangat penting untuk menjaga agar tubuh tetap sehat.

baca juga : Cara Mengobati benjolan di Usus

Daun kelor sendiri mengandung polyphenol yang tinggi, yang berfungsi sebagai antioksidan yang bermanfaat untuk mendetoksifikasi tubuh manusia sehingga akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit. Karena banyaknya manfaat dan khasiat daun kelor ini para ilmuan menyebutnya sebagai The Miracle Tree” (Tanaman Ajaib).

Lebih dari 1.300 studi, artikel dan laporan telah menjelaskan tentang manfaat kelor dan kemampuan dalam penyembuhan penyakit, yang penting dalam menghadapi permasalahan wabah penyakit dan masalah kekurangan gizi.

Penelitian mengenai khasiat daun kelor telah dimulai sejak 1980, pada bagian daunnya, lalu kulit batang, buah dan bijinya.

Organisasi kesehatan dunia WHO menganjurkan bagi anak-anak dan bayi dalam masa pertumbuhan untuk mengkonsumsinya, karena manfaat dari kandungan daun kelor yang besar, yaitu mengandung:

  • Potasium tiga kali lipat dari pada pisang.
  • Kalsium empat kali lipat daripada susu.
  • Vitamin C tujuh kali lipat daripada jeruk.
  • Vitamin A empat kali lipat lebih banyak dari pada wortel.
  • Dua kali lipat protein dari pada susu.

Dari hasil analisa kandungan nutrisi dapat diketahui bahwa daun kelor memiliki potensi yang sangat baik untuk melengkapi kebutuhan nutrisi dalam tubuh. Dengan mengonsumsi daun kelor maka keseimbangan nutrisi dalam tubuh akan terpenuhi sehingga orang yang mengonsumsi daun kelor akan terbantu untuk meningkatkan energi dan ketahanan tubuhnya.

baca juga : Cara menyembuhkan Benjolan di Mulut

Selain itu, daun kelor juga berkhasiat untuk mengatasi berbagai keluhan yang diakibatkan karena kekurangan vitamin dan mineral seperti kekurangan vitamin A (gangguan penglihatan), kekurangan Choline (penumpukan lemak pada liver), kekurangan vitamin B1 (beri-beri), kekurangan vitamin B2 (kulit kering dan pecah-pecah), kekurangan vitamin B3 (dermatitis), kekurangan vitamin C (pendarahan gusi), kekurangan kalsium (osteoporosis), kekurangan zat besi (anemia), kekurangan protein (rambut pecah-pecah dan gangguan pertumbuhan pada anak).

Untuk lebih jelasnya mari kita simak manfaat kelor untuk tubuh berikut ini :

  • Menyediakan energi. Anda bisa mencoba membuat teh dari daun kelor untuk menguatkan bagian tubuh untuk tetap aktif sepanjang hari. Tubuh otomatis akan merasa berenergi.
  • Menjaga berat badan. Memiliki berat badan ideal menjadi idaman baik bagi laki-laki maupun perempuan. Untuk mendapatkan tubuh ideal dengan cara yang sehat, Anda bisa rutin mengonsumsi daun kelor baik berupa teh maupun sayur. Sebuah penelitian mengenai daun kelor menunjukkan tanaman yang satu ini bisa membantu menangani masalah pencernaan. Cara kerjanya dengan merangsang metabolisme tubuh membakar kalori lebih cepat.
  • Meningkatkan fungsi ekskresi. Fungsi ginjal dan hati juga bisa meningkat ketika rutin mengonsumsi teh kelor. Tubuh akan terasa bugar jika fungsi pembuangan limbah berjalan dengan baik.
  • Menyediakan nutrisi. Teh daun kelor bagus untuk memelihara kesehatan mata dan otak. Jika otak ternutrisi dengan baik, maka seseorang akan cepat dalam mengambil keputusan yang tepat bahkan ketika sedang berada dalam situasi sulit.
  • Membantu pencernaan. Mengonsumsi daun kelor bagus untuk mengatasi masalah pada perut. Misalnya sulit buang air besar atau konstipasi.
  • Menyehatkan rambut. Nutrisi yang terdapat dalam teh daun kelor mampu membantu meningkatkan pertumbuhan rambut sehingga tampak lebih mengkilap dan sehat. Petik beberapa daun kelor tua dari cabangnya, lalu tumbuk dan oleskan ke rambut. Gunakan shampoo, lalu bilas dengan air bersih.
  • Anti kanker. Dalam penelitian kultur jaringan sel kanker serviks yang dipublikasi dalam jurnal Food and Chemical Technology menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor memiliki kemampuan untuk mendukung kematian sel dini serta mencegah reproduksi sel-sel kanker. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa daun kelor bisa menjadi potensi pencegahan kanker alami.
  • Penyakit jantung. Penelitian pada hewan laboratorium yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food pada tahun 2009 menunjukkan bahwa daun kelor bisa menjadi sumber antioksidan serta mencegah kerusakan jantung. Dalam penelitian tersebut, pemberian dosis 200 miligram per kilogram berat badan setiap hari selama 30 hari bisa membuat lipid teroksidasi lebih rendah sehingga jaringan jantung terlindung dari kerusakan struktural. Namun penelitian lebih lanjut tetap diperlukan untuk membuktikan apakah hal tersebut berlaku untuk manusia atau tidak.
  • Bantuan arthritis. Dalam journal of Chinese Integrative Medicine yang terbit bulan Februari 2011, daun kelor bisa membantu mengurangi peradangan dan rasa sakit seperti arthritis. Dalam studi yang dilakukan terhadap hewan, ekstrak daunnya bisa mengurangi kepekaan terhadap rangsangan yang menyakitkan pada kasus rematik. Sebuah studi juga mengungkapkan kombinasi antara ekstrak daun dan akar bisa mengurangi rasa sakit.
  • Anti diabetes. Kandungan seng yang tinggi bisa membantu mengatasi penyakit diabetes. Seng merupakan mineral yang dibutuhkan untuk memproduksi insulin. Dalam journal of Diabetes yang terbit pada Juni 2012, setiap 150 miligram per kilogram berat badan selama 21 hari dapat memberikan manfaat anti diabetes yang cukup signifikan.

Efek Samping
Daun kelor memungkinkan aman ketika diminum dan digunakan dengan tepat. Daun, buah, dan biji-bijian mungkin aman bila dimakan sebagai makanan. akan tetapi, dibalik banyaknya kandungan yang tersemat di hampir semua bagian daun, buah, biji, dsb, ternyata untuk bagian akar mengandung zat beracun yang dapat menyebabkan kelumpuhan bahkan dan kematian.

baca juga : Cara Menghilangkan Benjolan di Hidung

Kelor kemungkinan tidak cocok untuk ibu hamil karena bahan kimia dalam akar, kulit kayu, dan bunganya dapat membuat kontrak rahim dan ini dapat menyebabkan keguguran. Tidak ada cukup informasi yang tersedia tentang keamanan dalam menggunakan bagian lain dari kelor selama kehamilan. Daun kelor terkadang juga digunakan untuk meningkatkan produksi ASI. Beberapa penelitian menunjukkan kemungkinan hal tersebut, namun balum ada informasi yang cukup untuk mengetahui apakah aman untuk bayi. Oleh karena itu, hal yang terbaik adalah untuk menghindari daun kelor saat sedang hamil atau menyusui.

baca juga :

Kandungan dan Manfaat Kelor Untuk Kesehatan Tubuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *